Air limbah tambang batubara umumnya memiliki pH rendah, kandungan TSS tinggi, serta mengandung logam berat Fe dan Mn yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak dikelola dengan tepat. Penelitian ini dilakukan di Kolam Pengendapan Lumpur (KPL) 1, PT X. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik air limbah pada kompartemen 5 KPL 1 serta menganalisis efektivitas penambahan eceng gondok terhadap kualitas air limbah kompartemen 5 KPL 1 (pH, TSS, Fe, dan Mn) agar sesuai dengan baku mutu Pergub Sumatera Selatan Nomor 8 Tahun 2012. Penelitian diawali dengan pengambilan sampel air kompartemen 5 (composite sampling) untuk pengujian karakteristik awal air limbah pada parameter pH, TSS, Fe, dan Mn. Selanjutnya, dilakukan perlakuan pada air limbah dengan variasi kontrol (tanpa tanaman), 3 tanaman, dan 6 tanaman, serta variasi waktu 5 dan 15 hari. Efektivitas perubahan nilai parameter dihitung menggunakan persamaan matematis dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik air awal kompartemen 5 KPL 1 memiliki pH yang masih rendah (3,7), TSS yang tinggi (1127,40 mg/L), Fe (3,20 mg/L), dan Mn (3,60 mg/L). Penambahan eceng gondok mampu menurunkan TSS hingga 97,960% pada variasi penambahan 3 tanaman dan menurunkan Fe hingga 97,188% pada variasi penambahan 6 tanaman. Perlakuan eceng gondok belum mampu menurunkan pH dan kadar Mn. Kondisi fisik eceng gondok masih cukup baik hingga 15 hari percobaan. FBK Fe bernilai 3.119,2857 (tinggi) dan Mn bernilai 206,7556 (rendah).
Copyrights © 2026