Program DASHAT merupakan salah satu upaya penguatan edukasi keluarga dalam pencegahan stunting melalui pendampingan berbasis komunitas. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan penguatan literasi sosio-kultural dalam implementasi Kelas DASHAT di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui observasi partisipatif, pendampingan kader, pengembangan materi edukasi kontekstual, dan refleksi bersama keluarga sasaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan literasi sosio-kultural membantu menghubungkan pesan kesehatan formal dengan praktik sosial keluarga sehari-hari, terutama terkait pengasuhan anak, pemilihan pangan lokal, dan pembagian peran dalam keluarga. Kelas DASHAT berkembang tidak hanya sebagai forum penyuluhan, tetapi juga sebagai ruang dialog keluarga yang memungkinkan peserta berbagi pengalaman dan membangun pemahaman bersama mengenai praktik pengasuhan sehat. Pendampingan kader dalam implementasi Kelas DASHAT membantu memperkuat proses komunikasi edukatif yang lebih kontekstual dan partisipatif bagi keluarga sasaran. Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan literasi sosio-kultural dapat mendukung efektivitas edukasi keluarga dalam program pencegahan stunting berbasis komunitas.
Copyrights © 2026