Anemia lost challenge adalah program untuk seluruh siswi di beberapa sekolah Muhammadiyah di skrining lalu diberikan intervensi berupa minum TTD selama 4 minggu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan asupan makanan dengan perubahan kadar Hb pada siswi anemia yang menjadi peserta Anemia Lost Challenge. Penelitian ini menggunakan desain Cross-Sectional dengan teknik total sampling dan didapatkan sampel sebanyak 64 siswi kelas 10. Teknik sampel yang digunakan adalah total sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher’s Exact. Hasil analisis univariat menunjujan bahwa sebagian besar responden mengalami perubahan pada kadar Hb (85,9%). Analisis bivariat menunjukan adanya hubungan (p value˂0,05) antara asupan makanan (teh, kopi, protein dan Vitamin C) dengan perubahan kadar Hb. Pengetahuan dan asupan makanan (kalsium, kacang-kacangan) tidak memiliki hubungan dengan perubahan kadar Hb (p value ≥ 0,05). Responden yang jarang mengonsumsi teh dan kopi lalu sering mengkonsumsi vitamin C dan protein akan mengalami perubahan Kadar Hb kearah positif. Oleh karena itu, memperhatikan asupan makanan sangat penting untuk perubahan kadar Hb
Copyrights © 2026