Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Label Halal, Viral Marketing, dan Gaya Hidup terhadap Keputusan Pembelian Mixue Ice Cream & Tea di Kota Kayu Agung, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner (Google Form) kepada 104 responden konsumen Mixue Ice Cream & Tea di Kota Kayu Agung. Data dianalisis menggunakan teknik regresi linear berganda dengan bantuan SPSS 27, meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji hipotesis (uji t dan uji F), serta uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Label Halal berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (t hitung 4,981 > t tabel 1,986; sig. 0,000 < 0,05), dengan nilai Beta 0,391 sebagai variabel paling dominan. Viral Marketing juga berpengaruh positif dan signifikan (t hitung 3,631 > t tabel 1,986; sig. 0,000 < 0,05), begitu pula Gaya Hidup (t hitung 3,382 > t tabel 1,986; sig. 0,001 < 0,05). Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian (F hitung 31,698 > F tabel 2,70; sig. 0,000 < 0,05), dengan nilai R Square sebesar 0,508 yang berarti ketiga variabel mampu menjelaskan 50,8% variasi Keputusan Pembelian, sedangkan sisanya 49,2% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pengelola gerai Mixue Kota Kayu Agung dalam merancang strategi pemasaran yang mengintegrasikan kejelasan status halal, promosi berbasis konten viral, dan kesesuaian dengan gaya hidup konsumen.
Copyrights © 2026