Kemampuan komunikasi matematis dan kemampuan kompetensi strategis matematis ialah kapabilitas krusial yang wajib dipunyai para murid, namun kenyataannya kedua kemampuan ini belum berkembang secara maksimal. Tujuan dari studi ini guna menganalisis hubungan antara kemampuan komunikasi matematis dan kemampuan kompetensi strategis matematis dengan menerapkan k-means clustering dalam pengelompokkan siswa. Studi ini memanfaatkan pendekatan kuantitatif melalui metode ex-post facto dan desain korelasional. Populasi studi ini ialah semua murid kelas VIII pada salah satu SMP Negeri di Karawang dan ukuran sampel yang digunakan sebanyak 84 siswa. Data dikumpulkan menggunakan tes uraian yang sudah mencukupi karakteristik validitas, reliabilitas, daya pembeda, serta taraf kerumitan, kemudian dianalisis melalui uji normalitas, k-means clustering, dan uji korelasi. Hasil penelitian terbentuk 3 klaster dan memperlihatkan bahwasanya klaster 1 (kategori tinggi) terdiri atas 48 siswa, klaster 2 (kategori sedang) sejumlah 27 murid, serta klaster 3 (kategori rendah) sejumlah 9 murid. Korelasi yang signifikan serta positif di antara kemampuan komunikasi matematis beserta kemampuan kompetensi strategis matematis terlihat pada seluruh sampel dan klaster 1. Sedangkan, pada klaster 2 dan klaster 3 memperlihatkan adanya hubungan antara kedua kemampuan namun tidak signifikan secara statistik. Perolehan studi memperlihatkan bahwasanya implementasi k-means clustering memberikan gambaran hubungan kedua kemampuan secara spesifik dibandingkan hanya dilakukan pada keseluruhan sampel.
Copyrights © 2026