Bullying atau perundungan merupakan salah satu permasalahan yang masih sering terjadi di lingkungan sekolah, mulai dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah, termasuk di wilayah Nusa Tenggara Timur. Kondisi tersebut juga ditemukan di SMP Negeri 1 Kristen Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang, yang berdasarkan hasil observasi awal menunjukkan perlunya peningkatan pemahaman siswa mengenai bahaya dan upaya pencegahan bullying. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa tentang pengertian, bentuk, dampak, serta strategi pencegahan bullying. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan pendampingan. Sosialisasi dilaksanakan menggunakan metode ceramah, diskusi, media poster, video edukasi, dan sesi tanya jawab. Kegiatan diikuti oleh 31 siswa dengan dukungan kepala sekolah. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap bentuk-bentuk bullying, dampak yang ditimbulkan, serta langkah-langkah pencegahannya. Kegiatan ini efektif meningkatkan kesadaran siswa dan diharapkan berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, kondusif, serta bebas dari tindakan bullying.
Copyrights © 2026