INTEGRASI : Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan
Vol. 4, No. 2 : INTEGRASI (JULI-DESEMBER 2026)

Peran Material Vulkanik Pasca Erupsi Gunung Marapi terhadap Peningkatan Risiko Banjir Bandang di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat

Gustia Nurul’Ain (Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)
Julia Emilda Pasaribu (Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)
Vania Azalia (Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)
Ghina Asnah Aulia (Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)
Adhi Munajar (Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau)



Article Info

Publish Date
29 Aug 2026

Abstract

Erupsi Gunung Marapi pada tanggal 3 Desember 2023 menghasilkan endapan material vulkanik dalam jumlah masif di lereng gunung yang secara signifikan meningkatkan potensi risiko banjir bandang (galodo) di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Peristiwa banjir bandang lahar dingin yang terjadi pada 11–12 Mei 2024 mengakibatkan 62 korban jiwa, 6.523 jiwa terdampak, dan kerusakan infrastruktur serta lahan pertanian yang masif. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran material vulkanik pasca erupsi sebagai faktor pemicu utama peningkatan risiko banjir bandang dengan menggunakan pendekatan data sekunder dari laporan BNPB, PVMBG, BPS, dan berbagai jurnal ilmiah terindeks. Kajian ini mengadopsi desain eksploratif melalui penerapan metode Systematic Literature Review (SLR) yang disintesis secara deskriptif-kualitatif sebagai landasan metodologisnya. Melalui kerangka kerja tersebut, jalinan interaksi antara parameter hidrologis, aspek vulkanologi, serta dinamika kebencanaan dapat dibedah dan diuraikan secara komprehensif. Hasil kajian menunjukkan bahwa akumulasi material vulkanik berupa abu, lapili, pasir vulkanik, dan batu besar di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) yang berhulu di Gunung Marapi meningkatkan sediment yield dan menurunkan kapasitas tampung sungai secara drastis. Kombinasi antara ketersediaan material vulkanik yang melimpah, kemiringan lereng yang curam (>40%), dan curah hujan ekstrem (>100 mm/hari) menjadi triad faktor yang mendorong terjadinya lahar dingin destruktif. Kajian ini menyimpulkan perlunya sistem peringatan dini terintegrasi, pembangunan sabo dam, dan pengelolaan DAS berbasis risiko vulkanik sebagai langkah mitigasi.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

integrasi

Publisher

Subject

Religion Social Sciences

Description

NTEGRASI Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan is an open access and peer-reviewed journal of Islamic Studies published by the Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah South Kalimantan. It contains writings from lecturers, education staff, education observers, and others. This journal is published ...