Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tingkat turnover dan dinamika absensi karyawan bagian produksi pada sektor industri manufaktur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kompensasi finansial dan beban kerja secara parsial maupun simultan terhadap loyalitas karyawan bagian produksi di PT Charoen Pokphand Indonesia Plant Cikande. Penelitian kuantitatif asosiatif ini dilaksanakan dengan mengumpulkan data primer melalui penyebaran kuesioner berskala Likert kepada 64 orang responden yang merupakan karyawan bagian produksi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda yang mencakup uji hipotesis parsial (uji ), uji hipotesis simultan (uji ), serta analisis koefisien determinasi () menggunakan bantuan program SPSS. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa variabel kompensasi finansial berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas karyawan (; ) dengan kontribusi sebesar 58,4%. Variabel beban kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas karyawan (; ) dengan kontribusi parsial sebesar 63,3%. Secara simultan, kompensasi finansial dan beban kerja terbukti berpengaruh signifikan terhadap loyalitas karyawan (; ). Nilai koefisien determinasi () yang diperoleh sebesar 0,705 mengindikasikan bahwa kedua variabel independen tersebut secara bersama-sama mampu menjelaskan 70,5% variasi loyalitas karyawan dalam kategori hubungan yang kuat, sementara sisanya sebesar 29,5% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian ini. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pengelolaan beban kerja yang proporsional dan pemberian kompensasi finansial yang adil secara bersama-sama menjadi strategi utama dalam meningkatkan komitmen serta loyalitas karyawan produksi di lingkungan manufaktur.
Copyrights © 2026