Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Karangmangu, Kabupaten Cirebon, masih menghadapi kendala daya saing produk akibat belum memiliki identitas merek yang konsisten serta rendahnya literasi digital dalam memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk kebutuhan pemasaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan pelaku UMKM dalam mengoptimalkan digital branding berbasis AI. Metode kegiatan meliputi lima tahap, yaitu observasi dan analisis kebutuhan, edukasi digital branding dan AI, pendampingan optimalisasi branding berbasis AI, implementasi pada produk dan kanal pemasaran, serta monitoring dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pelaku UMKM mengenai digital branding dan pemanfaatan perangkat AI generatif untuk pembuatan konten promosi, serta tersusunnya identitas visual dan prototipe konten pemasaran berbasis AI yang konsisten. Implementasi digital branding baru turut meningkatkan tampilan, efisiensi produksi konten, dan citra profesional produk. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi dan pendampingan partisipatif dapat meningkatkan kapasitas UMKM dalam mengadopsi digital branding berbasis AI sebagai bagian dari strategi peningkatan daya saing usaha.
Copyrights © 2026