Kemampuan literasi matematika siswa Indonesia berdasarkan hasil Programme for International Student Assessment (PISA) masih tergolong rendah, terutama pada proses employ, yaitu kemampuan menerapkan konsep, prosedur, dan penalaran matematika untuk menyelesaikan masalah kontekstual. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesulitan siswa SMP pada tahap employ dalam menyelesaikan soal berbasis PISA pada konten Quantity, Space and Shape, dan Uncertainty and Data. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek 32 siswa kelas VIII-C SMP Negeri 1 Muaro Jambi, melalui tes tertulis tiga soal adaptasi PISA dan wawancara dengan guru matematika. Data dianalisis menggunakan model Miles & Huberman (1994) yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa umumnya telah mampu melewati tahap formulate dengan baik, tetapi pada tahap employ mengalami tiga bentuk kesulitan yang konsisten pada ketiga konten, yaitu tidak menuntaskan prosedur penyelesaian, kesalahan perhitungan, serta kurang tepatnya penerapan konsep atau pemanfaatan data. Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara pemahaman konseptual dan kelancaran prosedural siswa. Penelitian ini merekomendasikan pembelajaran matematika yang lebih menekankan latihan soal kontekstual secara bertahap untuk mengembangkan kelancaran prosedural dan penalaran matematis siswa.
Copyrights © 2026