Keberhasilan implementasi Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) sangat ditentukan oleh tingkat produktivitas para pegawainya, yang dalam banyak kajian diduga dipengaruhi oleh kondisi lingkungan kerja non fisik serta ketersediaan fasilitas kerja. Berangkat dari asumsi tersebut, studi ini dilakukan untuk mengkaji sejauh mana kedua faktor itu memberikan kontribusi terhadap produktivitas pegawai yang bertugas di Dapur MBG Cintaraja, Kabupaten Tasikmalaya. Pendekatan yang digunakan bersifat kuantitatif melalui metode survei, dengan melibatkan seluruh populasi berjumlah 34 orang pegawai yang ditetapkan sebagai responden melalui teknik sampling jenuh. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner, sedangkan pengolahan datanya menggunakan analisis regresi linier berganda yang dijalankan pada perangkat lunak Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Temuan studi mengungkapkan bahwa, baik secara parsial maupun secara bersama-sama, variabel lingkungan kerja non fisik dan fasilitas kerja terbukti memberikan pengaruh yang positif serta signifikan terhadap produktivitas pegawai, dengan fasilitas kerja tercatat sebagai variabel yang memiliki kontribusi paling dominan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat ditegaskan bahwa upaya membangun suasana kerja yang kondusif dan melengkapi sarana kerja yang memadai menjadi langkah krusial dalam mendorong peningkatan produktivitas pegawai.
Copyrights © 2026