Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Penggunaan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence Usage/AIU) dalam meningkatkan Efisiensi Logistik (Logistics Efficiency/LE) pada perusahaan E-Commerce di Jakarta, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui Konsistensi Rantai Pasok (Supply Chain Consistency/SCC) dan Logistik Last-Mile (Last-Mile Logistics/LML). Pertumbuhan pesat sektor E-Commerce telah meningkatkan kompleksitas operasi logistik sehingga efisiensi menjadi faktor kompetitif yang sangat penting. Kecerdasan buatan semakin banyak diadopsi untuk meningkatkan akurasi peramalan, pengendalian operasional, dan kinerja pengiriman. Namun demikian, bukti empiris mengenai mekanisme pengaruhnya terhadap efisiensi logistik masih terbatas, khususnya dalam konteks pasar berkembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengujian hipotesis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis kovarians yang dianalisis melalui AMOS. Data dikumpulkan melalui survei daring yang didistribusikan kepada 120 karyawan dan manajer yang bekerja pada perusahaan E-Commerce dan logistik di Jakarta yang telah mengimplementasikan kecerdasan buatan dalam operasi logistik mereka. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dan seluruh konstruk diukur menggunakan skala Likert lima poin. Uji validitas dan reliabilitas, analisis goodness-of-fit, serta pengujian mediasi dilakukan untuk menguji hubungan yang diusulkan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kecerdasan buatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi logistik, konsistensi rantai pasok, dan logistik Last-Mile. Konsistensi rantai pasok tidak berpengaruh signifikan terhadap efisiensi logistik.
Copyrights © 2025