Difteri merupakan penyakit menular yang dapat dicegah melalui imunisasi, namun masih menjadi masalah kesehatan karena rendahnya pengetahuan masyarakat, khususnya ibu yang memiliki anak usia 1–5 tahun. Kurangnya pemahaman mengenai gejala, penularan, dan pencegahan difteri dapat meningkatkan risiko terjadinya kasus pada anak. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi kesehatan yang efektif, salah satunya melalui media leaflet yang bersifat informatif, ringkas, dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi menggunakan media leaflet terhadap peningkatan pengetahuan ibu tentang pencegahan difteri pada anak usia 1–5 tahun di Puskesmas Tuntungan Kota Medan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental melalui pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki anak usia 1–5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Tuntungan sebanyak 50 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) pemberian edukasi melalui media leaflet. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada tingkat pengetahuan ibu setelah diberikan edukasi. Nilai rata-rata pengetahuan sebelum intervensi sebesar 57,40 dan meningkat menjadi 83,20 setelah intervensi. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi menggunakan media leaflet efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu mengenai pencegahan difteri pada anak. Dengan demikian, edukasi kesehatan melalui media leaflet direkomendasikan sebagai salah satu media promosi kesehatan yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat di pelayanan kesehatan primer.
Copyrights © 2026