Banjir merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang paling sering terjadi di Indonesia dan berpotensi mengancam kesehatan kelompok rentan, termasuk ibu hamil. Kondisi tersebut dapat menghambat akses terhadap pelayanan kesehatan serta meningkatkan risiko komplikasi kehamilan. Edukasi mitigasi kegawatdaruratan menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan ibu hamil dalam menghadapi bencana. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi mitigasi kegawatdaruratan terhadap kesiapsiagaan ibu hamil dalam menghadapi banjir di UPT Puskesmas Kampung Baru Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 30 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi mitigasi kegawatdaruratan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan kesiapsiagaan ibu hamil dalam menghadapi banjir (p < 0,05). Oleh karena itu, edukasi mitigasi kegawatdaruratan perlu diintegrasikan ke dalam pelayanan antenatal care sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan ibu hamil di wilayah rawan banjir.
Copyrights © 2026