Metode Amenore Laktasi (MAL) merupakan metode kontrasepsi alami pascapersalinan yang efektif apabila diterapkan sesuai dengan kriteria yang direkomendasikan. Namun, pengetahuan ibu yang kurang memadai dan sikap yang kurang mendukung dapat menurunkan efektivitas metode ini dalam mencegah kehamilan dini. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap Metode Amenore Laktasi dengan pencegahan kehamilan dini pada ibu pascapersalinan. Metode penelitian analitik kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan pada 40 ibu pascapersalinan di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Indonesia. Responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Analisis univariat digunakan untuk mendeskripsikan karakteristik responden, sedangkan analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Chi-square atau uji Fisher's Exact pada tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik (75,0%) dan sikap yang positif (75,0%) terhadap Metode Amenore Laktasi. Pengetahuan ibu berhubungan secara signifikan dengan pencegahan kehamilan dini (p=0,015), dan sikap ibu juga berhubungan secara signifikan dengan pencegahan kehamilan dini (p=0,012). Ibu yang memiliki pengetahuan yang baik dan sikap yang positif lebih berpeluang mencegah kehamilan dini yang tidak direncanakan selama masa pascapersalinan. Kesimpulan pengetahuan dan sikap positif ibu terhadap Metode Amenore Laktasi berkontribusi secara signifikan terhadap pencegahan kehamilan dini. Penguatan konseling pascapersalinan dan edukasi kesehatan mengenai Metode Amenore Laktasi direkomendasikan untuk meningkatkan pemanfaatannya secara tepat.
Copyrights © 2026