p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Misno Misno
STIKes Mitra Husada Medan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Manajemen Asuhan Keperawatan Keluarga Service Excellent Pada Ny. U dengan Diabetes Melitus Tipe Ii di Desa Bangun Rejo Tahun 2026 Kelsi Wati Pakpahan; Tahan Tahan; Siti Nurmawan Sinaga; Erika Erika; Misno Misno
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.61858

Abstract

Diabetes Melitus (DM) Tipe II merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat dan berpotensi menimbulkan komplikasi apabila tidak dikelola secara adekuat. Peran keluarga sebagai unit pelayanan primer menjadi kunci keberhasilan pengelolaan penyakit ini, sehingga pendekatan asuhan keperawatan keluarga yang berorientasi pada service excellent sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan menerapkan manajemen asuhan keperawatan keluarga yang service excellent pada Ny. U dengan Diabetes Melitus Tipe II di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, penetapan diagnosis, perencanaan, implementasi, evaluasi, dan dokumentasi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan kunjungan rumah selama 13–23 Februari 2026. Hasil pengkajian menunjukkan Ny. U berusia 54 tahun mengeluhkan polidipsia, polifagia, poliuria terutama pada malam hari, kelelahan, dan kesemutan pada kedua kaki dengan kadar glukosa darah puasa 331 mg/dL. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan meliputi ketidakstabilan kadar glukosa darah, defisit pengetahuan, dan manajemen kesehatan tidak efektif. Intervensi disusun berdasarkan SIKI dengan pendekatan lima tugas kesehatan keluarga meliputi edukasi kesehatan, pengaturan diet, aktivitas fisik, senam kaki diabetes, pemantauan glukosa darah, dan kepatuhan pengobatan. Evaluasi menunjukkan diagnosis defisit pengetahuan dan manajemen kesehatan tidak efektif teratasi, sedangkan ketidakstabilan kadar glukosa darah teratasi sebagian. Penerapan asuhan keperawatan keluarga berbasis service excellent terbukti meningkatkan pengetahuan, keterlibatan, dan kemandirian keluarga dalam pengelolaan Diabetes Melitus Tipe II.
Manajemen Asuhan Keperawatan Keluarga Berbasis Service Excellent pada Pasien Hipertensi di Desa Bangun Rejo, Deli Serdang Yomeka Hasianna Sirait; Tahan Tahan; Indra Agussamad; Erika Erika; Misno Misno
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.61804

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi prioritas kesehatan global dan nasional karena berpotensi menimbulkan komplikasi serius. Data WHO tahun 2025 menyebutkan lebih dari 1,13 miliar penduduk dunia menderita hipertensi, sedangkan Survei Kesehatan Indonesia 2023 mencatat prevalensi 30,8% pada penduduk berusia ≥18 tahun. Di Desa Bangun Rejo tercatat 1.860 kasus hipertensi dalam tiga tahun terakhir. Tujuan: Menggambarkan penerapan manajemen asuhan keperawatan keluarga yang service excellent pada Tn. T dengan hipertensi di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Metode: Penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada satu orang pasien hipertensi beserta keluarganya. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi selama lima kali kunjungan pada Februari 2026. Hasil: Pengkajian menunjukkan tekanan darah 190/120 mmHg disertai nyeri kepala dan tengkuk terasa berat. Diagnosis prioritas adalah manajemen kesehatan keluarga tidak efektif dan perilaku kesehatan cenderung berisiko. Intervensi mengacu SDKI, SLKI, dan SIKI melalui lima tugas kesehatan keluarga. Evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan, perubahan perilaku, dan penurunan tekanan darah. Simpulan: Pendekatan service excellent efektif meningkatkan kualitas asuhan keperawatan keluarga dan pengendalian hipertensi.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap terhadap Metode Amenore Laktasi dalam Pencegahan Kehamilan Dini Julia Anggraini; Mastaida Tambun; Yudha Anggriani Putri Nasution; Elisabet Ompusunggu; Misno Misno
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.62264

Abstract

Metode Amenore Laktasi (MAL) merupakan metode kontrasepsi alami pascapersalinan yang efektif apabila diterapkan sesuai dengan kriteria yang direkomendasikan. Namun, pengetahuan ibu yang kurang memadai dan sikap yang kurang mendukung dapat menurunkan efektivitas metode ini dalam mencegah kehamilan dini. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan dan sikap terhadap Metode Amenore Laktasi dengan pencegahan kehamilan dini pada ibu pascapersalinan. Metode penelitian analitik kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan pada 40 ibu pascapersalinan di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Indonesia. Responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Analisis univariat digunakan untuk mendeskripsikan karakteristik responden, sedangkan analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Chi-square atau uji Fisher's Exact pada tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik (75,0%) dan sikap yang positif (75,0%) terhadap Metode Amenore Laktasi. Pengetahuan ibu berhubungan secara signifikan dengan pencegahan kehamilan dini (p=0,015), dan sikap ibu juga berhubungan secara signifikan dengan pencegahan kehamilan dini (p=0,012). Ibu yang memiliki pengetahuan yang baik dan sikap yang positif lebih berpeluang mencegah kehamilan dini yang tidak direncanakan selama masa pascapersalinan. Kesimpulan pengetahuan dan sikap positif ibu terhadap Metode Amenore Laktasi berkontribusi secara signifikan terhadap pencegahan kehamilan dini. Penguatan konseling pascapersalinan dan edukasi kesehatan mengenai Metode Amenore Laktasi direkomendasikan untuk meningkatkan pemanfaatannya secara tepat.