Peningkatan kebutuhan air bersih seiring pertumbuhan penduduk menjadi tantangan utama, khususnya di daerah terpencil yang belum memiliki akses terhadap energi listrik. Pemanfaatan pompa air berbahan bakar fosil masih umum digunakan, namun berdampak negatif terhadap lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan alternatif sumber energi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, salah satunya adalah energi surya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas radiasi matahari terhadap kinerja pompa air sentrifugal yang digerakkan secara langsung oleh panel fotovoltaik tanpa menggunakan sistem penyimpanan energi. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan pengambilan data selama 10 jam (08.00–18.00 WIB) pada interval 10 menit. Parameter yang diukur meliputi intensitas radiasi matahari, daya listrik yang dihasilkan, serta debit air yang dipompa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas radiasi matahari memiliki hubungan berbanding lurus dengan daya keluaran panel surya dan kapasitas air yang dipompa. Intensitas radiasi maksimum tercatat sebesar 548 W/m², dengan daya minimum operasi pompa sekitar 231 watt. Sistem mampu menghasilkan total air sebesar 2430,8 liter per hari pada head 12 meter dengan rata-rata intensitas radiasi 250 W/m².Berdasarkan hasil tersebut, sistem pompa air tenaga surya langsung memiliki potensi yang baik sebagai solusi penyediaan air bersih yang ramah lingkungan, khususnya di daerah yang tidak memiliki akses listrik konvensional.
Copyrights © 2026