Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Pengaruh Intensitas Radiasi Matahari Terhadap Kinerja Pompa Air Sentrifugal Tenaga Surya Hendrik V Sihombing; Himsar Ambarita; Wilson Sabastian Nababan; Siwan Ediamanta Peranginangin
SPROCKET JOURNAL OF MECHANICAL ENGINEERING Vol 8 No 1 (2026): Edisi Agustus 2026
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas HKBP Nommensen, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36655/sprocket.v8i1.2606

Abstract

Peningkatan kebutuhan air bersih seiring pertumbuhan penduduk menjadi tantangan utama, khususnya di daerah terpencil yang belum memiliki akses terhadap energi listrik. Pemanfaatan pompa air berbahan bakar fosil masih umum digunakan, namun berdampak negatif terhadap lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan alternatif sumber energi yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, salah satunya adalah energi surya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas radiasi matahari terhadap kinerja pompa air sentrifugal yang digerakkan secara langsung oleh panel fotovoltaik tanpa menggunakan sistem penyimpanan energi. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan pengambilan data selama 10 jam (08.00–18.00 WIB) pada interval 10 menit. Parameter yang diukur meliputi intensitas radiasi matahari, daya listrik yang dihasilkan, serta debit air yang dipompa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas radiasi matahari memiliki hubungan berbanding lurus dengan daya keluaran panel surya dan kapasitas air yang dipompa. Intensitas radiasi maksimum tercatat sebesar 548 W/m², dengan daya minimum operasi pompa sekitar 231 watt. Sistem mampu menghasilkan total air sebesar 2430,8 liter per hari pada head 12 meter dengan rata-rata intensitas radiasi 250 W/m².Berdasarkan hasil tersebut, sistem pompa air tenaga surya langsung memiliki potensi yang baik sebagai solusi penyediaan air bersih yang ramah lingkungan, khususnya di daerah yang tidak memiliki akses listrik konvensional.
Sosialisasi Pengenalan Pemakaian Pencacah Rumput Pakan Ternak Multi Fungsi Di Desa Amborgang Wilson Sabastian Nababan; Suriady Sihombing; Miduk Tampubolon
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama ini proses pencacahan rumput dilakukan secara manual, memerlukan waktu lama, tenaga besar, dan menghasilkan kualitas cacahan yang kurang seragam. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan dan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan mesin pencacah rumput pakan ternak multifungsi dengan sistem 2 input dan 1 output. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, praktik demonstrasi langsung, pelatihan operasional, pendampingan teknik perawatan, serta penyampaian prosedur keselamatan kerja. Peserta diberikan pemahaman mengenai fungsi komponen mesin, cara pengoperasian yang benar, serta langkah-langkah perawatan untuk menjaga kinerja dan keawetan mesin. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta, ditunjukkan melalui kemampuan mengoperasikan mesin secara mandiri, menerapkan teknik perawatan, dan memahami manfaat efisiensi waktu, tenaga, serta peningkatan kualitas cacahan rumput menjadi lebih halus dan seragam. Mesin ini dinilai mampu mempercepat proses penyediaan pakan, meningkatkan produktivitas peternak, serta mendorong adopsi teknologi tepat guna di lingkungan pedesaan. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini memberikan dampak positif dalam pemberdayaan masyarakat, mendukung pengembangan sektor peternakan, dan memperkuat kemandirian ekonomi lokal di Desa Amborgang.