Paparan radiasi UV yang berasal dari sinar matahari dapat mengakibatkan kerusakan pada sel-sel kulit serta memicu kerusakan DNA yang meningkatkan resiko terjadinya kanker kulit. Sehingga diperlukan proteksi tambahan baik secara fisik dan kimia yaitu dengan menggunakan Tabir Surya (sunscreen). Efisiensi perlindungan sunscreen terhadap paparan radiasi sinar UV di tentukan oleh Sun Protection Factor (SPF) yang menunjukan berapa lama sunscreen dapat melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan tentang SPF dan mengkaji faktor yang mempengaruhi pemilihan dan penggunaan sunscreen pada Mahasiswa Program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah probability sampling dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dalam bentuk google form dengan total responden 191 orang. Berdasarkan hasil yang diperoleh tingkat pengetahuan Mahasiswa tergolong baik dengan presentase sebesar 85%. Dalam pemilihan dan penggunaan sunscreen 74% mahasiswa memilih sunscreen berdasarkan jenis sunscreen, 69% berdasarkan nilai SPF, 50% berdasarkan iklan TV dan media social, 50% berdasarkan rekomendasi keluarga dan teman, serta 54% berdasarkan rekomendasi celebrity/influencer. Diketahui mahasiswa program studi farmasi paling banyak memilih sunscreen berdasarkan jenis sunscreen yakni physical dan chemical. Kata Kunci : Sunscreen, Pengetahuan, Sun Protection Factor
Copyrights © 2026