Kemampuan pemecahan masalah merupakan kompetensi esensial yang perlu dimiliki oleh siswa sekolah dasar untuk menjalani kesehariannya. Akan tetapi, kemampuan tersebut tidak berkembang secara optimal disebabkan oleh proses pembelajaran yang tidak utuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan pembelajaran STEM yang diintegrasikan dengan nilai-nilai Education for Sustainable Development (ESD) terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas V pada materi permasalahan lingkungan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan subjek penelitian terdiri atas 48 siswa kelas V di salah satu sekolah di Kabupaten Bekasi. Instrumen yang digunakan adalah pretest dan posttest kemampuan pemecahan masalah, lembar observasi keterlaksanaan, dan dokumentasi. Analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, serta Independent Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,01 (<0,05), yang mengindikasikan bahwa pembelajaran STEM berbasis ESD berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Pembelajaran STEM berbasis ESD juga berkontribusi sebesar 36,5% berdasarkan nilai R Square sebesar 0,365. Temuan tersebut diperkuat oleh rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 75,16 yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 63,87. Dengan demikian, pada konteks siswa kelas V di sekolah dasar yang diteliti dan materi permasalahan lingkungan, pembelajaran STEM berbasis ESD memberikan pengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa.
Copyrights © 2026