Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berargumentasi lisan siswa melalui penerapan model pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning) yang dipadukan dengan media digital storytelling. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus pada siswa kelas X SMA Negeri 13 Takalar. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes, dan wawancara. Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif untuk memperoleh gambaran menyeluruh terhadap peningkatan kemampuan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan berargumentasi lisan siswa dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, kemampuan siswa masih berada pada kategori cukup, sedangkan pada siklus II mengalami peningkatan ke kategori baik. Peningkatan ini terlihat dari aspek kejelasan pendapat, kekuatan argumen, penggunaan fakta, serta kelancaran dan kepercayaan diri siswa dalam menyampaikan pendapat. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Project-Based Learning berbasis digital storytelling efektif dalam meningkatkan kemampuan berargumentasi lisan siswa.
Copyrights © 2026