ABSTRACT Core stability is an essential component of physical fitness that contributes to body balance, postural stability, and movement efficiency during futsal training and competition. Preliminary observations at the Torean Futsal Club revealed differences in players' ability to maintain body stability as game intensity increased. This study aimed to describe the core stability level of players at the Torean Futsal Club. The research employed a quantitative approach using a descriptive research design. All players of the Torean Futsal Club were included as research participants through a total sampling technique. Data were collected using a standardized core stability test and analyzed using descriptive statistics, including mean scores, percentages, and performance categories. The findings indicated that most players were classified in the good category; however, several players were still categorized as fair, poor, and very poor. These results suggest that the players' core stability levels have not yet been evenly developed, indicating the need for more structured and continuous physical training programs to improve trunk stability among all players. In conclusion, the overall core stability level of Torean Futsal Club players falls within the good category, although further optimization of training programs is necessary to enhance athletic performance and reduce the risk of sports-related injuries. ABSTRAK Kemampuan core stability merupakan salah satu komponen kondisi fisik yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan tubuh, stabilitas postur, dan efektivitas gerakan pemain futsal selama latihan maupun pertandingan. Hasil pengamatan awal di Klub Futsal Torean menunjukkan adanya perbedaan kemampuan pemain dalam mempertahankan stabilitas tubuh ketika intensitas permainan meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan core stability pemain Klub Futsal Torean. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif. Seluruh pemain Klub Futsal Torean dijadikan subjek penelitian menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes core stability sesuai prosedur pengukuran yang telah ditetapkan, kemudian hasilnya dianalisis menggunakan statistik deskriptif dalam bentuk nilai rata-rata, persentase, dan kategori kemampuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pemain berada pada kategori baik, namun masih ditemukan pemain yang termasuk dalam kategori cukup, kurang, dan sangat kurang. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa kemampuan core stability pemain belum merata sehingga masih diperlukan program latihan fisik yang lebih terarah dan berkesinambungan untuk meningkatkan stabilitas otot inti pada seluruh pemain. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tingkat core stability pemain Klub Futsal Torean secara umum berada pada kategori baik, tetapi optimalisasi program latihan tetap diperlukan sebagai upaya meningkatkan kualitas performa dan mengurangi risiko cedera selama aktivitas olahraga.
Copyrights © 2026