Hiperemesis gravidarum merupakan komplikasi kehamilan yang ditandai dengan mual dan muntah berlebihan sehingga dapat berdampak pada kesehatan ibu dan janin. Status gizi dan kondisi psikologis diduga berperan terhadap kejadian hiperemesis gravidarum. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan status gizi dan kondisi psikologis ibu hamil dengan kejadian hiperemesis gravidarum di PMB Jawiriyah Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 50 ibu hamil trimester pertama hingga awal trimester kedua yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kejadian hiperemesis gravidarum (p<0,001) serta hubungan yang signifikan antara kondisi psikologis dengan kejadian hiperemesis gravidarum (p<0,001). Ibu hamil dengan status gizi kurang dan kondisi psikologis yang tidak baik memiliki kecenderungan lebih tinggi mengalami hiperemesis gravidarum. Disimpulkan bahwa status gizi dan kondisi psikologis berhubungan secara signifikan dengan kejadian hiperemesis gravidarum di PMB Jawiriyah. Tenaga kesehatan diharapkan meningkatkan skrining status gizi dan kondisi psikologis pada ibu hamil sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan hiperemesis gravidarum.
Copyrights © 2026