Latar belakang: Luaran perinatal seperti BBLR, prematuritas, asfiksia neonatorum, dan kematian bayi masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Kehamilan remaja dan status gizi ibu diduga berhubungan dengan luaran perinatal. Tujuan: Menganalisis hubungan kehamilan remaja dan status gizi ibu hamil dengan luaran perinatal di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Metode: Penelitian Retrospective Cohort dengan pendekatan observasional analitik melibatkan 980 ibu hamil. Analisis menggunakan uji Chi-square dan regresi logistik biner. Hasil: Kehamilan remaja dan status gizi berhubungan signifikan dengan BBLR, prematuritas, asfiksia neonatorum, dan kematian bayi (p<0,001). Analisis multivariat menunjukkan bahwa status gizi merupakan faktor paling dominan terhadap luaran perinatal. Kesimpulan: Kehamilan remaja dan status gizi ibu berhubungan dengan luaran perinatal, dengan status gizi sebagai faktor yang paling dominan. Upaya perbaikan gizi ibu dan pencegahan kehamilan remaja diperlukan untuk meningkatkan luaran perinatal.
Copyrights © 2026