Ileus obstruktif akibat adhesi pascaoperasi merupakan penyebab tersering obstruksi usus halus dan masih menjadi masalah klinis yang signifikan, terutama pada pasien lanjut usia dengan riwayat pembedahan abdomen berulang. Adhesi kompleks dapat meningkatkan risiko kegagalan terapi konservatif serta komplikasi intraoperatif dan pascaoperatif. Melaporkan kasus ileus obstruktif et causa adhesi kompleks pada pasien usia lanjut serta menggambarkan pendekatan diagnostik dan tatalaksana bedah yang dilakukan. Dilaporkan satu kasus laki-laki usia 77 tahun dengan riwayat dua kali laparotomi sebelumnya yang datang dengan keluhan nyeri perut, mual, muntah, dan gangguan buang air besar. Pemeriksaan fisik dan radiologi abdomen menunjukkan tanda obstruksi usus halus. Pasien awalnya mendapat terapi konservatif berupa dekompresi dan suportif, namun tidak menunjukkan perbaikan klinis sehingga dilakukan laparotomi eksplorasi. Pada tindakan operatif ditemukan adhesi kompleks yang melibatkan omentum, kolon, mesenterium, appendix, dan beberapa segmen ileum. Dilakukan adhesiolisis selektif, namun pada segmen ileum dengan adhesi sangat padat disertai nekrosis dilakukan reseksi usus dan anastomosis ileo-ileo. Pasien menunjukkan perbaikan klinis pascaoperasi, tanpa komplikasi bermakna, dan dipulangkan dalam kondisi stabil.
Copyrights © 2026