Bullying masih menjadi salah satu permasalahan yang ditemukan di lingkungan sekolah dan dapat memberikan dampak negatif terhadap kondisi psikologis maupun akademik siswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai bullying sebagai langkah pencegahan perilaku bullying di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan layanan bimbingan klasikal berbasis cooperative learning terhadap pemahaman bullying siswa kelas VII A SMP Negeri 3 Madiun. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimen dan desain One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa kelas VII A yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket pemahaman bullying dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta paired sample t-test dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pemahaman bullyingsiswa meningkat dari 65,90 pada saat pretest menjadi 87,57 pada saat posttest. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan terdapat perbedaanyang signifikan antara skor pretest dan posttest (t = -7,811; p < 0,001) dengan ukuran efek yang besar (Cohen’s d = 1,426) yang menunjukkan bahwa layanan bimbingan klasikal berbasis cooperative learning memberikan pengaruh yang kuat terhadap peningkatan pemahaman bullying pada siswa. Dengan demikian, layanan bimbingan klasikal berbasis cooperative learning dapat meningkatkan pemahaman bullying siswa kelas VII A SMP Negeri 3 Madiun.
Copyrights © 2026