Al-Absah: Journal of Civilization, Language, Literature, and History
Vol. 2 No. 2 (2026)

SARING: Intervensi Komunitas dalam Program Literasi Digital Berbasis Kearifan Lokal Guna Mencegah Disinformasi: SARING: Community Intervention in a Digital Literacy Program Based on Local Wisdom to Prevent Disinformation

Diah Ayu Puspita Eka Sari (Universitas Islam Kiai Ageng Muhammad Besari, Ponorogo)
Aqilla Zafira Khansa (Universitas Islam Kiai Ageng Muhammad Besari, Ponorogo)
Gayla Ligar Padantya (Universitas Islam Kiai Ageng Muhammad Besari, Ponorogo)



Article Info

Publish Date
30 Aug 2026

Abstract

Indonesia menghadapi krisis literasi digital, lebih dari 200 juta pengguna internet aktif, namun 45% masyarakat tidak mampu membedakan berita asli dari hoaks, dan rata-rata pengguna hanya membutuhkan 11 detik untuk meneruskan konten viral tanpa verifikasi. Sepanjang 2018–2023, tercatat 12.747 konten hoaks beredar, menempatkan Indonesia pada peringkat kedua negara paling terpapar disinformasi di Asia Tenggara dengan dampak nyata berupa terhambatnya herd immunity vaksin COVID-19, erosi kepercayaan publik terhadap demokrasi, dan eskalasi konflik SARA. Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi yang dijalankan sejak 2017 terbukti gagal karena skor literasi digital nasional stagnan di 3,49 dari 5,0 dan hanya 16% warga yang melakukan pembiasaan verifikasi. Penelitian ini menggunakan library research dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan paradigma Community-Based Participatory Research (CBPR) untuk merumuskan SARING (Strategi Adaptif Reflektif Informasi Nusantara yang Genuine) sebagai solusi sistemik. SARING dibangun di atas empat fondasi teori yaitu Critical Information Literacy (Elmborg, 2006), Transformative Learning Theory (Mezirow, 1997), kearifan lokal Nusantara, dan CBPR (Israel et al., 2001). Nilai tabayyun (verifikasi sumber), ngerteni (pemahaman konteks), dan musyawarah (validasi kolektif) berperan sebagai mekanisme verifikasi. Program ini diimplementasikan melalui empat elemen terintegrasi yaitu Warung Literasi, Modul Refleksi Berita, Kader Digital, dan Platform Digital SARING. Studi komparatif terhadap Cofact Thailand (penurunan hoaks 34%) dan Media Literacy Now Finlandia (peningkatan evaluasi informasi 31%) memvalidasi pendekatan berbasis komunitas ini. SARING menawarkan transformasi paradigma dari literasi informatif menjadi reflektif, dari pendekatan individual menjadi kolektif, dan dari program generik menjadi intervensi yang berakar pada nilai budaya lokal Indonesia.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

absah

Publisher

Subject

Description

Al-Absah: Journal of Civilization, Language, Literature, and History aims to provide a scholarly platform for the publication of research articles related to the fields of adab, language, literature, and history. This journal welcomes interdisciplinary studies that explore these areas from various ...