Masih banyak pelaku usaha mikro yang terbatas dalam pemahaman literasi digital, termasuk Warung Nasi Kuning Mama Ari yang mengalami stagnasi penjualan selama 10 tahun akibat metode pemasaran konvensional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat daya saing usaha mitra melalui implementasi digital marketing dan pembaruan identitas visual. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara. Subjek sasaran dalam pengabdian ini adalah Ibu Khotimah mah selaku pemilik beserta pengelola Warung Nasi Kuning Mama Ari. Program pelatihan ini berlangsung dari tanggal 06 Juni – 09 Juni 2026, dengan pendekatan partisipatif melalui tahapan persiapan, edukasi, pelatihan, implementasi, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Intervensi yang diberikan meliputi edukasi pemasaran digital, perancangan dan pemasangan spanduk baru, pembuatan dan pelatihan pengelolaan akun Instagram bisnis, serta penerapan sistem pembayaran nontunai (QRIS). Hasil kegiatan menunjukkan ketercapaian seluruh indikator keberhasilan program. Mitra mengalami peningkatan literasi digital, memiliki identitas fisik usaha (spanduk) yang lebih representatif, mampu mengelola media sosial sebagai wadah promosi, dan berhasil memfasilitasi transaksi digital dengan pelanggan. Dampak nyata dari kegiatan ini adalah perluasan jangkauan pasar yang ditandai dengan masuknya pesanan melalui interaksi di WhatsApp dan Instagram, sehingga mampu meningkatkan potensi pendapatan mitra secara berkelanjutan. Keberhasilan kegiatan ini menjadi dasar rekomendasi perlunya sosialisasi dan replikasi program literasi digital kepada UMKM lainnya dengan menjadikan mitra sebagai model percontohan.
Copyrights © 2026