Penelitian ini bertujuan menganalisis stabilitas struktur bronjong terhadap tiga moda kegagalan, yaitu guling, geser, dan daya dukung tanah, pada lokasi STA 33+175 menggunakan metode Rankine untuk tekanan tanah aktif dan persamaan Terzaghi untuk kapasitas dukung. Penampang bronjong yang dianalisis memiliki tinggi 8 m dan lebar dasar 5 m dengan beban lalu lintas sebesar 15 kN/m². Hasil analisis menunjukkan faktor keamanan terhadap guling sebesar 2,76 (≥ 2,0), terhadap geser sebesar 2,53 (≥ 1,5), dan terhadap daya dukung sebesar 11,43 (≥ 3,0), yang seluruhnya memenuhi persyaratan SNI 8460:2017 sehingga konstruksi bronjong dinyatakan aman. Kontribusi kohesi tanah asli terbukti dominan dalam tahanan geser pondasi, menyumbang lebih dari 60% dari total tahanan geser yang bekerja. Penelitian ini menghadirkan novelty berupa bukti teknis kuantitatif mengenai kinerja bronjong pada konteks penanganan longsor melalui mekanisme adendum dalam paket preservasi jalan nasional long segment di kawasan perbukitan tropis, sebuah konteks penerapan yang belum banyak terdokumentasi secara kuantitatif dalam literatur sebelumnya, sehingga hasil penelitian ini dapat menjadi acuan teknis bagi penanganan lereng serupa pada ruas-ruas jalan nasional lain dengan karakteristik topografi dan geoteknik yang sebanding.
Copyrights © 2026