Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Uji Antimikroba Sabun Cuci Tangan dengan Senyawa Aktif Ekstrak Kayu Manis (Cinnamomum burmannii) terhadap Staphylococcus epidermidis dan Microsporum canis Riski Dwimalida; Dori Fitria; Deliza; Syukriya Ningsih; Badariah; Wiji Utami; Galih Eka Aurellia
OKTAL : Jurnal Ilmu Komputer dan Sains Vol 1 No 02 (2022): OKTAL : Jurnal Ilmu Komputer Dan Sains
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hands are parts of the body that are susceptible to being a medium for the transfer of microorganisms. One of the efforts made to prevent transmission is to maintain hand hygiene by washing hands and using soap. Not only is Covid 19 a concern at this time, but several diseases are easily transferred through hand transmission, including tinea capitis or ringworm that attacks the scalp and several abscesses on the skin such as acne. The use of good hand soap will help kill bacteria, fungi, and viruses. In this study, hand washing soap was made with the addition of cinnamon extract (Cinnamomum burmannii) as the active compound. Antimicrobial tests were carried out on Staphylococcus epidermidis and Microsporum canis bacteria. Anti-microbial test results showed that hand soap with cinnamon extract could inhibit the growth of Staphylococcus epidermidis bacteria which was indicated by a 15 mm clear zone and inhibited Microsporum canis fungus with a 14.9 mm clear zone. Organoleptic tests were also carried out on 30 panelists. Parameters tested were aroma, texture, shape, and color. A statistical test showed hand soap with the addition of cinnamon extract was preferred, especially on the odor and color parameters. Keywords: antimicrobial, cinnamon, methanol extract
Analisis Stabilitas Struktur Bronjong sebagai Dinding Penahan Tanah pada Pekerjaan Preservasi Jalan Nasional Brama Nalendra; Saldi Yulistian; Randy Rizal; Syahidullah Habibie; Shinta Oktaviana; Badariah; Esy Solvera
KERN : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 12 No. 1: April 2026
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/kern.v12i1.105

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis stabilitas struktur bronjong terhadap tiga moda kegagalan, yaitu guling, geser, dan daya dukung tanah, pada lokasi STA 33+175 menggunakan metode Rankine untuk tekanan tanah aktif dan persamaan Terzaghi untuk kapasitas dukung. Penampang bronjong yang dianalisis memiliki tinggi 8 m dan lebar dasar 5 m dengan beban lalu lintas sebesar 15 kN/m². Hasil analisis menunjukkan faktor keamanan terhadap guling sebesar 2,76 (≥ 2,0), terhadap geser sebesar 2,53 (≥ 1,5), dan terhadap daya dukung sebesar 11,43 (≥ 3,0), yang seluruhnya memenuhi persyaratan SNI 8460:2017 sehingga konstruksi bronjong dinyatakan aman. Kontribusi kohesi tanah asli terbukti dominan dalam tahanan geser pondasi, menyumbang lebih dari 60% dari total tahanan geser yang bekerja. Penelitian ini menghadirkan novelty berupa bukti teknis kuantitatif mengenai kinerja bronjong pada konteks penanganan longsor melalui mekanisme adendum dalam paket preservasi jalan nasional long segment di kawasan perbukitan tropis, sebuah konteks penerapan yang belum banyak terdokumentasi secara kuantitatif dalam literatur sebelumnya, sehingga hasil penelitian ini dapat menjadi acuan teknis bagi penanganan lereng serupa pada ruas-ruas jalan nasional lain dengan karakteristik topografi dan geoteknik yang sebanding.