Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Reduplikasi Bahasa Melayu Jambi Dialek Seberang Kota Esy Solvera
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4477

Abstract

Reduplikasi atau kata ulang merupakan salah satu proses morfologis yang produktif dalam menghasilkan kata-kata baru. Kecamatan Pelayangan merupakan wilayah penduduk asli di Kota Jambi yang terletak di sepanjang aliran Sungai Batanghari di Kota Jambi. Wilayah tersebut memiliki keaslian budaya dan bahasa di tengah ramainya budaya dan bahasa pendatang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk reduplikasi, (2) fungsi reduplikasi, dan (3) makna reduplikasi. Penelitian ini bermanfaat sebagai dokumentasi bahasa daerah. Penelitian ini berjenis kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui metode simak dan cakap dengan teknik rekam dan catat. Hasil penelitian meliputi tiga hal. Pertama, bentuk reduplikasi terdiri atas empat bentuk, yaitu (1) seluruh, (2) sebagian, (3) penambahan afiks, dan (4) perubahan fonem. Kedua, fungsi reduplikasi, yaitu fungsi mengubah kelas katA, yaitu untuk menghasilkan empat fungsi kelas kata: verba, adjektiva, nomina, serta adverbial. Ketiga, makna reduplikasi terdiri atas makna banyak, banyak bermacam-macam, agak, menyerupai, benar-benar, berulang kali, saling, paling, dan seluruh.
Pemantauan Lingkungan pada Tahap Konstruksi Pekerjaan Preservasi Jalan Nasional di Provinsi Jambi Brama Nalendra; Endi Adriansyah; Badariah Badariah; Saldi Yulistian; Shinta Oktaviana; Syahidullah Habibie; Randy Rizal; Esy Solvera
Jurnal Civronlit Unbari Vol 11, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/civronlit.v11i1.183

Abstract

The increasing intensity of national road management activities in Jambi Province poses potential impacts on environmental quality in the surrounding areas. This study aims to conduct integrated multi-parameter environmental monitoring during the construction phase of the Bangko – Sungai Manau – Batas Kerinci – Sanggaran Agung Road Preservation Project in Jambi Province. A quantitative descriptive method was employed, with sampling conducted at three representative locations: the Contractor Basecamp/AMP (Location 1), Batang Merangin River at STA 0+250 (Location 2), and STA 35+025 (Location 3). Testing parameters included surface water quality (18 physical and chemical parameters), ambient air quality (5 parameters), odor (2 parameters), noise, and vibration. All assessments were conducted in accordance with Government Regulation No. 22 of 2021, Minister of Environment Decree No. 50 of 1996, and Minister of Environment Decree No. 49 of 1996. The results indicated that nearly all parameters remained below the prescribed quality standards. However, the Chemical Oxygen Demand (COD) value at Location 2 was recorded at 28.48 mg/L, exceeding the Class II standard of 25 mg/L, suggesting an influence of construction runoff on the water quality of Batang Merangin River. The highest values for air quality, noise, and vibration parameters were consistently found at Location 1, attributed to the operation of heavy mechanical equipment. Compared to similar studies on urban road construction and toll road projects, this study demonstrates lower environmental impacts; however, consistent environmental management in accordance with applicable regulations remains necessary.