Bandung Conference Series: Mining Engineering
169 - 176

Rancangan Sistem Penyaliran Tambang Sirtu PT. Bukit Tampomas Lestari, Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat

Muhammad Reinald Raihan (Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung)
Yunus Ashari (Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung)
Noor Fauzi Isniarno (Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung)



Article Info

Publish Date
30 Nov -0001

Abstract

Abstract. Open-pit sand and gravel mining operations are vulnerable to water accumulation from rainfall and surface runoff, which can disrupt mining activities. Therefore, an effective mine drainage system is required. This study aims to determine rainfall intensity, catchment area, runoff discharge, and to design drainage ditches and a settling pond. The research applies the E.J. Gumbel frequency distribution, Mononobe, and Rational methods to analyze rainfall and runoff. The study uses rainfall data from 2015–2024, topographic maps, land cover maps, and slope gradient maps.The results show rainfall intensities of 29.7 mm/hour for the catchment area outside the Mining Business License (IUP) and 27.7 mm/hour inside the IUP, with a design rainfall of 19.968 mm. The outside catchment covers 5.62 ha with a runoff discharge of 1,076 m³/hour, while the inside catchment covers 4.94 ha with a runoff discharge of 817 m³/hour. The proposed drainage system consists of seven ditch segments and a rectangular settling pond measuring 37.43 m × 24.95 m × 5 m, with a volume of 4,670 m³. The recommended dredging interval is 7.9 months.   Abstrak. Penambangan sirtu dengan metode tambang terbuka memiliki potensi terjadinya genangan dikarenakan air hujan dan air limpasan yang masuk ke area penambangan. Kondisi ini dapat mengganggu kegiatan penambangan. Oleh karena itu, diperlukan perancangan sistem penyaliran tambang yang secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan intensitas curah hujan, luas daerah tangkapan hujan, debit air limpasan, merancang paritan, dan kolam pengendapan. Metode penelitian yang digunakan yaitu analisis distribusi frekuensi E.J. Gumbel, metode Mononobe, metode Rasional, perancangan paritan dan kolam pengendapan. Data yang digunakan berupa data curah hujan periode 2015 – 2024, peta topografi, peta tutupan lahan, dan peta kemiringan lereng. Hasil penelitian menunjukan intensitas curah huan sebesar 29,7 mm/jam pada catchment area luar IUP dan 27,7 mm/jam pada catchment area dalam IUP dengan curah hujan rencana sebesar 19,968 mm. Luas catchment area luar IUP sebesar 5,62 ha dengan debit limpasan 1.076 m3/jam, sedangkan catchment area dalam IUP sebesar 4,94 ha dengan debit limpasan 817 m3/jam. Sistem penyaliran yang dirancang terdiri dari tujuh segmen paritan dan kolam pengendapan dengn bentuk persegi panjang dengan dimensi 37,43 m x 24,95 m x 5 m dengan volume 4.670 m3. Hasil analisis interval pengerukan setiap 7,9 bulan.  

Copyrights © 0000






Journal Info

Abbrev

BCSME

Publisher

Subject

Control & Systems Engineering Energy Engineering Materials Science & Nanotechnology

Description

Bandung Conference Series: Mining Engineering (BCSME) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Teknik Pertambangan dengan ruang lingkup Analisis sensitivitas Net Present Value (NPV), Anggaran Biaya Crushing Plant, API 5L Grade B, Belt Conveyor, ...