The development of students potential is one of the primary goals of education, oriented not only toward academic achievement but also toward character building, skill development, and students' self-actualization. In this context, Islamic Religious Education teachers hold a strategic role in creating learning experiences that are able to develop students' potential through a humanistic approach. This study aims to describe the role of PAI teachers in developing students' potential through Carl Rogers' humanistic approach at SMP Negeri 166 Jakarta. The study employed a descriptive qualitative method, with data collected through interviews, observations, and documentation involving 2 PAI teachers as key informants and 6 students as supporting informants. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model, which includes data condensation, data display, and conclusion drawing. The results of the study show that PAI teachers apply seven principles of Rogers' humanistic learning theory, namely fostering the desire to learn through contextual learning, presenting meaningful learning through exemplary stories and hands-on practice, building a learning environment free from threat through warm relationships while maintaining professional boundaries, providing space for student initiative through discussions and habituation activities, identifying and directing students' unique potential through extracurricular activities, fostering responsibility for the learning process through practice-based assignments, and encouraging changes in students' attitudes and self-confidence through gradual personal mentoring. Thus, the humanistic approach contributes to the holistic development of students' potential, encompassing academic aspects, character, creativity, responsibility, communication skills, and self-confidence. ABSTRAK Pengembangan potensi siswa merupakan salah satu tujuan utama pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, pengembangan keterampilan, serta aktualisasi diri siswa. Dalam konteks tersebut, guru Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam menciptakan pembelajaran yang mampu mengembangkan potensi siswa melalui pendekatan humanistik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru PAI dalam mengembangkan potensi siswa melalui pendekatan humanistik Carl Rogers di SMP Negeri 166 Jakarta. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap 2 guru PAI sebagai informan utama serta 6 siswa sebagai informan pendukung. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menerapkan tujuh prinsip pembelajaran humanistik Rogers, yaitu menumbuhkan keinginan belajar melalui pembelajaran yang kontekstual, menghadirkan pembelajaran bermakna melalui kisah keteladanan dan praktik langsung, membangun lingkungan belajar yang bebas dari ancaman melalui kedekatan yang hangat namun tetap menjaga batas profesional, memberi ruang bagi inisiatif siswa melalui diskusi dan kegiatan pembiasaan, mengidentifikasi dan mengarahkan potensi unik siswa melalui kegiatan ekstrakurikuler, menumbuhkan tanggung jawab belajar melalui tugas berbasis praktik, serta mendorong perubahan sikap dan kepercayaan diri siswa melalui pendampingan personal yang bertahap. Dengan demikian, pendekatan humanistik berkontribusi dalam mengembangkan potensi peserta didik secara menyeluruh, mencakup aspek akademik, karakter, kreativitas, tanggung jawab, kemampuan berkomunikasi, dan kepercayaan diri.
Copyrights © 2026