Kegiatan pengabdian di Desa Tigarun, Kabupaten Balangan, mengembangkan dua inovasi berbasis sumber daya lokal dan pemanfaatan limbah, yaitu pembuatan papan nama desa menggunakan botol plastik berisi biji karet dan pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif melalui pengumpulan bahan, pembersihan, perakitan, pemasangan, serta pelatihan pembuatan lilin. Papan nama “DESA TIGARUN” berhasil dibuat dan dipasang di samping kantor desa, sedangkan program minyak jelantah menghasilkan lilin aromaterapi dengan variasi esens melati, mawar, dan vanila. Ibu rumah tangga dilibatkan dalam pelatihan agar dapat mengikuti tahapan pembuatan secara langsung. Hasil kegiatan dibatasi pada keterlaksanaan proses dan luaran yang dihasilkan; dampak terhadap kesadaran lingkungan, keterampilan, maupun ekonomi belum diukur secara kuantitatif. Kedua program menunjukkan potensi pemanfaatan bahan lokal dan limbah rumah tangga sebagai produk kreatif yang dapat dikembangkan lebih lanjut.
Copyrights © 2026