Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Sebagai Determinan Kesiapan Reproduksi Remaja Putri Eka Puspita Sari; Kristina Yuniarti; Yuliani Budiyarti
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): July 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i2.8023

Abstract

Remaja putri rentan anemia akibat kehilangan darah saat menstruasi dan meningkatnya kebutuhan zat besi. Pemerintah menjalankan program Tablet Tambah Darah (TTD), namun kepatuhan konsumsi masih menjadi kendala dan diduga memengaruhi kesiapan reproduksi. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan kepatuhan konsumsi TTD Sebagai Determinan Kesiapan Reproduksi Remaja Putri. Penelitian kuantitatif analitik desain cross-sectional dilaksanakan Desember 2025–Januari 2026 di SMPN 1 Banjarmasin. Sampel 215 siswi kelas VII–IX dipilih dengan proportional stratified random sampling. Kepatuhan TTD diukur menggunakan kuesoner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8), sedangkan kesiapan reproduksi dinilai dengan Reproductive Health Readiness Questionnaire (RHRQ) BKKBN yang mencakup dimensi fisik, psikologis, sosial, dan ekonomi. Data dikumpulkan setelah persetujuan etik dan informed consent, lalu dianalisis dengan uji Chi-Square (α=0,05). Terdapat hubungan bermakna antara kepatuhan konsumsi TTD dan kesiapan reproduksi (Pearson χ²=7,231; p=0,027), sejalan dengan temuan observasi kepatuhan (p=0,037). Kepatuhan konsumsi TTD terbukti berhubungan secara bermakna dengan kesiapan reproduksi remaja putri; karena itu, penguatan edukasi serta pemantauan rutin di lingkungan sekolah perlu dilakukan secara berkelanjutan guna menjaga dan meningkatkan kepatuhan.
Pemanfaatan Biji Karet, Botol Plastik, dan Minyak Jelantah sebagai Inovasi Kreatif di Desa Tigarun: Utilization of Rubber Seeds and Waste Cooking Oil for Creative Village Innovations in Tigarun Village, Balangan Distric Ahmad Hasanul Basri; Amaliya Bunga Dwiyanti; Arifa Maziya; Alifah Alifah; Ahmad Hanif; Laila Manada; Shafira Shafira; Eka Puspita Sari; Udzri Bajilah; Peni Oktariyani Putri; Siti Fatimatuzzahra; Mita Mita; Mahdatun Nafisah; Iin Ariyanti
Borneo Community Development Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35747/bcd.v6i1.1492

Abstract

Kegiatan pengabdian di Desa Tigarun, Kabupaten Balangan, mengembangkan dua inovasi berbasis sumber daya lokal dan pemanfaatan limbah, yaitu pembuatan papan nama desa menggunakan botol plastik berisi biji karet dan pembuatan lilin aromaterapi dari minyak jelantah. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif melalui pengumpulan bahan, pembersihan, perakitan, pemasangan, serta pelatihan pembuatan lilin. Papan nama “DESA TIGARUN” berhasil dibuat dan dipasang di samping kantor desa, sedangkan program minyak jelantah menghasilkan lilin aromaterapi dengan variasi esens melati, mawar, dan vanila. Ibu rumah tangga dilibatkan dalam pelatihan agar dapat mengikuti tahapan pembuatan secara langsung. Hasil kegiatan dibatasi pada keterlaksanaan proses dan luaran yang dihasilkan; dampak terhadap kesadaran lingkungan, keterampilan, maupun ekonomi belum diukur secara kuantitatif. Kedua program menunjukkan potensi pemanfaatan bahan lokal dan limbah rumah tangga sebagai produk kreatif yang dapat dikembangkan lebih lanjut.