Permasalahan utama dalam pembelajaran kesebangunan dalam mata pelajaran matematika di MTs Negeri 1 Mandailing Natal meliputi rendahnya hasil belajar, persepsi negatif siswa terhadap matematika, dominasi metode ceramah, minimnya penerapan pembelajaran inovatif seperti Problem Based Learning (PBL), serta penggunaan LKPD yang kurang kontekstual dan tidak mendukung pengembangan keterampilan berpikir kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis PBL pada materi kesebangunan guna meningkatkan keterampilan berpikir kreatif peserta didik di MTs Negeri Mandailing Natal. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Subjek penelitian terdiri atas tiga validator ahli, satu guru matematika, dan 30 peserta didik kelas VII-3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis PBL dinyatakan sangat valid dengan skor rata-rata 91,69%, sangat praktis dengan skor 91,58%, dan efektif dengan nilai N-Gain 0,577 yang termasuk kategori sedang. Oleh karena itu, disarankan agar LKPD ini dapat dimanfaatkan secara luas dalam pembelajaran matematika dan pihak sekolah memberikan pelatihan bagi guru untuk mengimplementasikan model PBL secara optimal.
Copyrights © 2026