Kesulitan mengatur emosi dapat memicu perilaku menyakiti diri tanpa niat bunuh diri (NSSI). Salah satu cara untuk membantu mengatur emosi adalah dengan menumbuhkan sikap kasih sayang terhadap diri sendiri (self-compassion). Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pelatihan self-compassion untuk meningkatkan regulasi emosi pada dewasa awal dengan kecenderungan perilaku NSSI. Penelitian ini menggunakan metode quasi-eksperimental dengan desain pretest-posttest one group. Partisipan berjumlah delapan perempuan dewasa awal dengan skor regulasi emosi rendah dan sedang saat pretest. Setelah pelatihan, semua partisipan mengalami peningkatan ke kategori tinggi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon melalui IBM SPSS Statistic 29 menunjukkan hasil signifikan (p = 0,012), yang berarti terdapat perbedaan sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan self-compassion berpengaruh dalam meningkatkan regulasi emosi. Implikasi dari penelitian ini adalah self compassion dapat menjadi pendekatan preventif dan intervensi yang efektif dalam membantu individu mengelola emosi.
Copyrights © 2026