Jurnal Ilmiah Wahana Bhakti Praja
Vol 16 No 1 (2026)

ANALISIS PENDEKATAN AKSESIBILITAS HOLISTIK PENDIDIKAN MELALUI AKSELERASI PEMERATAAN PENDIDIKAN BERKUALITAS DI TANAH PAPUA

Hendy Setiawan (Universitas Selamat Sri)
Choirunnisa Nisa (Universitas Pamulang)



Article Info

Publish Date
29 May 2026

Abstract

Aksesibilitas pendidikan di Papua tetap menjadi isu kritis yang belum terselesaikan. Meskipun telah memegang status otonomi khusus selama lebih dari dua dekade, Papua belum mencapai akses pendidikan yang merata. Banyak warga Papua masih kekurangan akses terhadap pendidikan berkualitas, dan sektor pendidikan tertinggal jauh. Makalah ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang terlibat dalam mempercepat akses pendidikan yang merata di Papua. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan pustaka, yang memungkinkan penulis untuk mengumpulkan data dari berbagai sumber sekunder yang relevan—termasuk laporan, arsip, buku, jurnal, laporan berita, majalah, situs web, surat kabar, media massa, dan sumber lain yang selaras dengan tujuan penelitian. Teknik analisis data kualitatif digunakan, yang meliputi pengumpulan data, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa aksesibilitas pendidikan holistik di Papua jauh dari harapan. Kesenjangan serius tetap ada dalam pembangunan pendidikan di seluruh wilayah, dengan kesenjangan yang signifikan antara daerah terpencil dan pusat administrasi. Daerah terpencil cenderung tertinggal—atau hampir tidak tersentuh—oleh upaya pembangunan pendidikan. Ironisnya, daerah perkotaan dan pusat kota di Papua umumnya memiliki indeks pembangunan pendidikan yang jauh lebih unggul. Oleh karena itu, daerah terpencil dan terisolasi di Papua membutuhkan intervensi pemerintah yang serius. Penanganan akses pendidikan yang adil harus berjalan seiring dengan kebijakan otonomi khusus; pendanaan tahunan yang besar yang dialokasikan untuk otonomi khusus harus berkontribusi pada peningkatan aksesibilitas pendidikan sekaligus membantu mengakhiri konflik dan kekerasan di Papua. Kata kunci : percepatan kesejahteraan, pengembangan pendidikan, pemerataan akses, pendidikan berkualitas

Copyrights © 2026