Choirunnisa Nisa
Universitas Pamulang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PENDEKATAN AKSESIBILITAS HOLISTIK PENDIDIKAN MELALUI AKSELERASI PEMERATAAN PENDIDIKAN BERKUALITAS DI TANAH PAPUA Hendy Setiawan; Choirunnisa Nisa
Jurnal Ilmiah Wahana Bhakti Praja Vol 16 No 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian IPDN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jiwbp.v16i1.6184

Abstract

Aksesibilitas pendidikan di Papua tetap menjadi isu kritis yang belum terselesaikan. Meskipun telah memegang status otonomi khusus selama lebih dari dua dekade, Papua belum mencapai akses pendidikan yang merata. Banyak warga Papua masih kekurangan akses terhadap pendidikan berkualitas, dan sektor pendidikan tertinggal jauh. Makalah ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan yang terlibat dalam mempercepat akses pendidikan yang merata di Papua. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan pustaka, yang memungkinkan penulis untuk mengumpulkan data dari berbagai sumber sekunder yang relevan—termasuk laporan, arsip, buku, jurnal, laporan berita, majalah, situs web, surat kabar, media massa, dan sumber lain yang selaras dengan tujuan penelitian. Teknik analisis data kualitatif digunakan, yang meliputi pengumpulan data, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa aksesibilitas pendidikan holistik di Papua jauh dari harapan. Kesenjangan serius tetap ada dalam pembangunan pendidikan di seluruh wilayah, dengan kesenjangan yang signifikan antara daerah terpencil dan pusat administrasi. Daerah terpencil cenderung tertinggal—atau hampir tidak tersentuh—oleh upaya pembangunan pendidikan. Ironisnya, daerah perkotaan dan pusat kota di Papua umumnya memiliki indeks pembangunan pendidikan yang jauh lebih unggul. Oleh karena itu, daerah terpencil dan terisolasi di Papua membutuhkan intervensi pemerintah yang serius. Penanganan akses pendidikan yang adil harus berjalan seiring dengan kebijakan otonomi khusus; pendanaan tahunan yang besar yang dialokasikan untuk otonomi khusus harus berkontribusi pada peningkatan aksesibilitas pendidikan sekaligus membantu mengakhiri konflik dan kekerasan di Papua. Kata kunci : percepatan kesejahteraan, pengembangan pendidikan, pemerataan akses, pendidikan berkualitas