Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi yang digunakan oleh UMKM Mitra Mandiri dalam mengembangkan usaha tepung tiwul dengan memanfaatkan kekuatan internal yang dimiliki. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penurunan penjualan dari 3.338 pcs pada tahun 2022 menjadi 3.001 pcs pada tahun 2023, sistem produksi berbasis pre-order yang tidak berkesinambungan, serta keterbatasan jangkauan pemasaran. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pemilik usaha, konsumen, karyawan, dan pihak terkait. Analisis data menggunakan Matriks Evaluasi Faktor Internal (IFE), Matriks Evaluasi Faktor Eksternal (EFE), serta analisis SOAR (Strengths, Opportunities, Aspirations, Results). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama UMKM terletak pada kualitas produk yang tinggi tanpa pemanis buatan dan bahan pengawet, sehingga berpotensi sebagai pangan fungsional. Peluang utama berasal dari meningkatnya tren konsumsi pangan sehat dan dukungan pemasaran digital. Strategi pengembangan yang direkomendasikan adalah memanfaatkan keunggulan produk alami untuk memperluas pasar pangan sehat serta mengoptimalkan pemasaran digital dan e-commerce guna meningkatkan keberlanjutan dan daya saing usaha. Kata kunci: Pengembangan usaha, SOAR, Tiwul, Ubi Kayu, UMKM.
Copyrights © 2026