Menjelang Indonesia Emas 2045, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)Aparatur menjadi tantangan strategis, khususnya melalui pelatihan kepemimpinan yang menekankan kompetensi manajerial. Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) yang diselenggarakan oleh PPSDM Regional Bukittinggi mendorong peserta menyusun dan melaksanakan Aksi Perubahan Kinerja Organisasi di instansi masing-masing. Namun,keberlanjutan implementasi aksi tersebut pasca pelatihan masih menjadi tantangan.Hasil tracer study terhadap alumni PKA Tahun 2022 menunjukkan bahwa hanya 49%aksi perubahan yang berlanjut pada jangka menengah dan panjang, sedangkan sisanya terhenti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan Aksi Perubahan Kinerja Organisasi alumni pelatihan, dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui analisis regresi linier berganda terhadap 109 responden.Variabel bebas meliputi dukungan pimpinan, dukungan anggaran, dukungan SDM,dukungan sarana prasarana, dan prestasi pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan pimpinan, dukungan SDM, dan dukungan sarana prasarana berpengaruh signifikan terhadap keberlanjutan aksi perubahan. Sebaliknya, dukungan anggaran dan prestasi pelatihan tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya komitmen pimpinan, kualitas SDM, serta dukungan fasilitas dalam mendukung implementasi berkelanjutan dari aksi perubahan alumni pelatihan kepemimpinan.
Copyrights © 2026