Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media kincir penjumlahan dalam meningkatkan komunikasi pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian guru dan siswa sekolah dasar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media kincir penjumlahan mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih interaktif dan meningkatkan komunikasi antara guru dan siswa maupun antarsiswa. Siswa menjadi lebih aktif dalam bertanya, menjawab pertanyaan, serta menyampaikan pendapat selama proses pembelajaran berlangsung. Dengan demikian, media kincir penjumlahan dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan komunikasi pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini masih terbatas pada lingkup subjek dan lokasi penelitian sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasikan secara luas. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan melibatkan jumlah subjek yang lebih besar, berbagai jenjang atau karakteristik sekolah, serta menggunakan pendekatan kuantitatif atau metode campuran (mixed methods) untuk menguji efektivitas media kincir penjumlahan terhadap aspek pembelajaran lainnya.
Copyrights © 2026