Kemampuan pemahaman konsep matematika merupakan salah satu kemampuan penting yang perlu dimiliki siswa sekolah dasar. Namun, hasil observasi dan wawancara di kelas V SDN Tuwang 01 menunjukkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematika siswa masih rendah karena pembelajaran cenderung berpusat pada guru dan kurang memanfaatkan media konkret sehingga pemahaman konsep siswa belum optimal. Penelitian mengenai efektivitas integrasi model Discovery Learning dengan media konkret dalam memfasilitasi kemampuan pemahaman konsep matematika siswa sekolah dasar masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas integrasi model Discovery Learning dengan media JASIKA dalam memfasilitasi pemahaman konsep matematika siswa kelas V SDN Tuwang 01. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pra-eksperimental melalui desain One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian terdiri atas 30 siswa kelas V yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemahaman konsep matematika dan dianalisis menggunakan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan nilai N-Gain Score sebesar 0,49 (kategori sedang) dengan persentase N-Gain sebesar 49,97% (kategori kurang efektif). Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa integrasi model Discovery Learning dengan media JASIKA mampu memfasilitasi pemahaman konsep matematika siswa melalui kegiatan pengamatan, diskusi, dan pembuktian menggunakan media konkret. Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa tingkat peningkatan kemampuan pemahaman konsep berbeda pada setiap indikator.
Copyrights © 2026