Penelitian ini bertujuan meningkatkan penguasaan kosakata instruksi (classroom instruction vocabulary) dalam pembelajaran Bahasa Inggris pada siswa slow learner melalui penerapan metode Total Physical Response (TPR). Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan siswa dalam memahami kosakata instruksi, membaca kalimat sederhana berbahasa Inggris, memahami isi bacaan, serta rendahnya partisipasi siswa selama proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam tiga siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 19 siswa kelas IIIA SDN 004 Busang, Kabupaten Kutai Timur, dengan fokus pada delapan siswa yang teridentifikasi sebagai slow learner. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes penguasaan kosakata instruksi menggunakan lembar observasi aktivitas guru dan siswa serta instrumen tes yang telah divalidasi oleh ahli. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode TPR efektif meningkatkan penguasaan kosakata instruksi Bahasa Inggris pada siswa slow learner. Rata-rata hasil pre-test sebesar 22,5% meningkat menjadi 52,5% pada Siklus I, 66,2% pada Siklus II, dan mencapai 98,7% pada Siklus III. Peningkatan juga terlihat pada aktivitas belajar siswa dan kualitas pelaksanaan pembelajaran oleh guru yang berada pada kategori sangat baik. Dengan demikian, metode TPR terbukti mampu meningkatkan penguasaan kosakata instruksi, mengatasi hambatan belajar, serta mendorong keterlibatan dan kemandirian siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar.
Copyrights © 2026