An-naba : Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat
Volume 1, Nomor 3, Tahun 2026

Edukasi Anti Bullying Dengan Metode Partisipatif Pada Siswa Sekolah Dasar Di SDN 1 Trucuk Kabupaten Klaten

Aprina Fitri Candra (Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta)
Nawang Zulfani Septiana (Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta)
Fuad Hanafi (Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta)
Cucud Rahmawati Delfyta S (Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta)
Daffa Al Faza (Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta)
Daniyah El Fitri (Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta)
Muhammad Rifqi Zain (Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta)
Febriana Alifia Safitri (Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta)
Diah Dwi Rahmawati (Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta)
Octaviana Putri Ramadhani (Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta)
Ninda Dwi Lestari (Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta)



Article Info

Publish Date
26 Aug 2026

Abstract

Perundungan (bullying) di jenjang sekolah dasar perlu dilakukan pencegahan kerap tidak dikenali oleh siswa sendiri karena tumpang tindih dengan kategori “candaan”. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses rekonstruksi pemahaman dan sikap siswa kelas V terhadap bullying melalui edukasi partisipatif yang diselenggarakan di SDN 1 Trucuk, Kabupaten Klaten, pada 15 Juli 2026. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan wawancara mendalam semi-terstruktur terhadap 21 siswa kelas V dan 11 mahasiswa fasilitator, dianalisis secara tematik.Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, sebelum edukasi, sebagian besar siswa memaknai ejekan, julukan merendahkan, dan pengucilan sebagai “candaan” yang wajar, dan hanya mengenali kekerasan fisik sebagai bullying. Kedua, pergeseran pemahaman terjadi melalui tiga mekanisme partisipatif yang saling melengkapi, yaitu media audio-visual, lagu edukatif, dan sesi diskusi/berbagi pengalaman, yang secara bersama-sama memindahkan pengetahuan dari tataran kognitif menuju penghayatan afektif. Ketiga, pergeseran ini termanifestasi dalam perubahan sikap dari posisi bystander pasif menjadi upstander yang aktif menegur atau melaporkan tindakan bullying kepada guru. Temuan ini memperkuat kerangka teoretis bullying sebagai fenomena relasional kelompok, sekaligus menggarisbawahi bahwa keberlanjutan program menjadi prasyarat penting agar perubahan sikap tidak berhenti pada kesadaran jangka pendek.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

an-naba

Publisher

Subject

Description

An Naba Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat adalah jurnal ilmiah yang terbit tiga kali dalam setahun, didedikasikan untuk mempublikasikan hasil penelitian empiris, studi kasus, dan kajian teoretis di bidang pendidikan serta pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini berfokus pada integrasi ...