ABSTRAK Seledri (Apium graveolens L) merupakan tanaman sayuran dari Famili Apiaceae, daunnya digunakan sebagai bahan penyedap dan ekstrak minyaknya dimanfaatkan dalam bidang pengobatan. Seledri sangat baik dibudidayakan di dataran tinggi dengan ketinggian 1.000-1.200 m dpl, sehingga apabila dibudidayakan di dataran rendah memerlukan modifikasi iklim mikro dan manipulasi lingkungan. Salah satu cara yang dapat dilakukan dengan pemberian naungan. Selain faktor intensitas cahaya, suhu dan kelembaban, pupuk juga merupakan faktor yang berperan penting bagi pertumbuhan tanaman. Penelitan ini dilaksanakan dari Bulan Desember-Juni 2025 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Baturaja Kabupaten Ogan Komering Ulu. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah benih seledri Varietas Amigo F1, pupuk NPK, polybag, dan pupk kotoran ayam. Alat yang digunakan meliputi: kamera, klorofil meter, oven. Metode penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi yang terdiri dari petak utama perlakuan naungan dengan 3 taraf yaitu N0 = tanpa naungan, N1 = naungan dengan kisaran 51%-60% dan N2 = naungan dengan kisaran 61%-70% dan anak petak perlakuan dosis pupuk NPK dengan 3 taraf yaitu P1 = 1,4 g/polybag, P2 = 2,4 g/polybag dan P3 = 3,4 g/polybag, diulang sebayak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan naungan dengan kisaran 51%-60% dan dosis pupuk NPK 2,4 g/polybag merupakan perlakuan cenderung lebih baik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman seledri.
Copyrights © 2026