EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi
Vol. 6 No. 3 (2026)

PENGARUH PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA WAYGROUND TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X MPLB

Dea Amanda Maylana (Universitas Negeri Surabaya)
Siti Sri Wulandari (Universitas Negeri Surabaya)



Article Info

Publish Date
18 Aug 2026

Abstract

ABSTRACT Differences in learning experiences between problem-centered instruction and more teacher-directed learning have become a point of consideration in the teaching of Fundamentals of Office Management and Business Services. In this context, Problem Based Learning (PBL) assisted by Wayground was implemented among Grade X Office Management and Business Services students at SMK Negeri 2 Nganjuk to examine changes in learning outcomes. The study involved 74 students, consisting of 37 students in the experimental group and 37 students in the control group, using a Nonequivalent Control Group Design. Measurements were conducted before and after the learning process, with score improvements analyzed using the N-Gain Score and differences between groups examined through an Independent Samples t-test. Learning implementation reached 100% for teacher activities and 92.86% for student activities. The experimental group achieved a mean N-Gain Score of 0.61, compared with 0.39 in the control group. The difference yielded t = 4.729 with a significance value of 0.000 < 0.05. These findings indicate that combining problem-solving activities with interactive digital media can produce better learning outcomes and offer an alternative for strengthening vocational education. ABSTRAK Perbedaan pengalaman belajar antara pembelajaran yang berpusat pada penyelesaian masalah dan pembelajaran yang lebih terarah oleh guru menjadi titik perhatian dalam pembelajaran Dasar-Dasar Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis. Pada konteks tersebut, Problem Based Learning (PBL) berbantuan Wayground diterapkan pada siswa kelas X Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis SMK Negeri 2 Nganjuk untuk melihat perubahan capaian belajar yang dihasilkan. Sebanyak 74 siswa terlibat, dengan 37 siswa pada kelompok eksperimen dan 37 siswa pada kelompok kontrol, melalui Nonequivalent Control Group Design. Pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah pembelajaran, kemudian perubahan skor dianalisis menggunakan N-Gain Score dan perbedaan antarkelompok diuji melalui Independent Samples t-test. Pelaksanaan pembelajaran tercatat 100% pada aktivitas guru dan 92,86% pada aktivitas siswa. Capaian kelompok eksperimen mengalami peningkatan dengan rata-rata N-Gain Score 0,61, sedangkan kelompok kontrol mencapai 0,39. Perbedaan tersebut memperoleh nilai t = 4,729 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Temuan ini memperlihatkan bahwa penyatuan aktivitas pemecahan masalah dengan media digital interaktif dapat memberikan hasil belajar yang lebih baik dan menawarkan alternatif penguatan pembelajaran vokasi.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

edutech

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan berbantuan ...