EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi
Vol. 6 No. 3 (2026)

PENGEMBANGAN MEDIA DIGIGRAPH INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN SEJARAH DI SMA

Windi Ayu Rusdiana (Pendidikan Sejarah, FIP, Universitas PGRI Delta)
Aulia Fitriany (Pendidikan Sejarah, FIP, Universitas PGRI Delta)
M. Khusni Mubarak (Pendidikan Sejarah, FIP, Universitas PGRI Delta)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2026

Abstract

ABSTRACT History learning involving a sequence of events and relationships among facts requires a form of presentation that enables students to follow information in a more structured manner. This condition underlies the development of Digigraph Interaktif as a learning medium that integrates infographics with text, visuals, navigation, buttons, and animation. The study employed a Research and Development (R&D) approach using the Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation (ADDIE) model, with the product implemented among 34 students of class XI-IS2 at SMA Persatuan Tulangan. Product feasibility was assessed through media and material expert validation, while changes in learning achievement were examined through pretest and posttest measurements. Expert assessments yielded feasibility percentages of 85.50% and 93.73%, respectively, both of which were categorized as highly feasible. During the implementation, the mean learning achievement increased from 35.74 to 81.18, with a significant difference identified through a Paired Sample T-Test (Sig. 2-tailed = 0.000). The N-Gain analysis produced a mean score of 67.99%, categorized as moderate. These findings position Digigraph Interaktif as a feasible medium for supporting history learning while indicating its potential to enhance students’ learning achievement. Its implementation in a single class represents a contextual limitation in interpreting the findings. ABSTRAK Pembelajaran sejarah pada materi yang memuat rangkaian peristiwa dan keterkaitan antarfakta membutuhkan penyajian yang memungkinkan siswa mengikuti informasi secara lebih terstruktur. Kondisi tersebut melandasi pengembangan Digigraph Interaktif sebagai media pembelajaran yang memadukan infografis dengan teks, visual, navigasi, tombol, dan animasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) melalui model Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation (ADDIE), dengan penerapan produk pada 34 siswa kelas XI-IS2 SMA Persatuan Tulangan. Kelayakan produk ditelaah melalui validasi ahli media dan ahli materi, sedangkan perubahan capaian belajar diperoleh melalui pengukuran pretest dan posttest. Penilaian ahli menghasilkan tingkat kelayakan masing-masing sebesar 85,50% dan 93,73%, yang berada pada kategori sangat layak. Pada pengujian penggunaan, rata-rata capaian belajar meningkat dari 35,74 menjadi 81,18, dengan perbedaan yang signifikan melalui Paired Sample T-Test (Sig. 2-tailed = 0,000). Perhitungan N-Gain menghasilkan rata-rata 67,99% dengan kategori sedang. Temuan tersebut menempatkan Digigraph Interaktif sebagai media yang layak digunakan untuk mendukung pembelajaran sejarah, sekaligus memperlihatkan potensi penggunaannya dalam membantu peningkatan capaian belajar siswa. Penerapan pada satu kelas menjadi batas konteks dalam membaca temuan penelitian ini.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

edutech

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan berbantuan ...