Penelitian ini berlandaskan hasil PISA 2022 yang dirilis pada tahun 2023 menunjukkan rendahnya kemampuan matematika siswa Indonesia, Kondisi ini selaras dengan rendahnya rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) Matematika SD tahun 2025 sebesar 43,35, dengan 20,07% siswa berada pada kategori kurang. Capaian TKA yang rendah ini berkaitan erat dengan lemahnya kemampuan pemecahan masalah kontekstual dan HOTS; siswa berkategori kurang hanya mampu menyelesaikan masalah satu konsep, sedangkan soal HOTS menuntut penyelesaian masalah kontekstual dengan berbagai cara. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis etnomatematika. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Research and Development (R&D) dengan model 4D. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI MI Maarif 02 Mulyasari, Cilacap, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan wawancara. Tahap Define meliputi analisis kurikulum, kebutuhan bahan terbuka, dan eksplorasi budaya lokal. Tahap Desain fokus pada perancangan draf awal prototipe LKPD. Tahap Develop melakukan validasi ahli (expert review) dan uji one-to-one untuk menguji validitas, serta uji kelompok kecil untuk menilai kepraktisan. Tahap Disseminate dirancang sebagai rencana penyebaran produk ke sekolah di masa mendatang. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan wawancara. Data dianalisis secara kualitatif untuk melihat kevalidan sebuah prototipe dari LKPD etnomatematika yang dilakukan oleh reviewer pada tahapan expert review di dalam mengembangkan. Hasil penelitian menghasilkan prototipe LKPD etnomatematika yang valid secara isi, konstruk, bahasa, dan budaya. Dan Praktis dari proses kelompok kecil
Copyrights © 2026