Belum optimalnya pelaksanaan training dan penerapan organizational culture dapat berdampak pada rendahnya employee performance, sehingga perusahaan perlu memahami peran motivation sebagai faktor penghubung dalam peningkatan kinerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh training dan organizational culture terhadap employee performance dengan motivation sebagai variabel mediasi pada pegawai Perusahaan X. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui metode survei dengan penyebaran kuesioner kepada pegawai tetap, menggunakan teknik sampel jenuh sebagai metode pengambilan sampel. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivation memediasi secara penuh pengaruh training terhadap employee performance, sedangkan organizational culture tidak berpengaruh terhadap employee performance secara tidak langsung melalui motivation. Selain itu, motivation berpengaruh positif secara langsung terhadap employee performance. Temuan ini menunjukkan bahwa motivation menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kinerja pegawai melalui program training. Penelitian ini menyarankan perusahaan untuk mengoptimalkan pelaksanaan training yang mampu meningkatkan motivation kerja guna mendorong peningkatan employee performance secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026